CARA MEMBUAT DIMSUM
CARA PEMBUATAN DIMSUM
BAHAN BAHAN:
-500 gram ayam fillet ,gunakan bagian paha>
-150-200 gram udang, kupas kulitnya
-2.3 sdm tepung taoipka
-1 butir telur
-2 batang daun bawang
-1 sdm minyak wijen
-1 sdt gukla pasir
-2 sdm saus tiram
-1 sdm garam atau kecap asin
-2 siung bawang putih
-1 sdt lada bubuk
-kulit <bisa menggunakan kulit pangsit>
LANGKAH LANGKAH MEMBUAT DIMSUM
1.Siapkan Isian:
- Haluskan daging ayam dan sebagian udang menggunakan chopper atau blender. Cincang kasar sisa udang agar ada tekstur saat dimakan.
- Dalam mangkuk besar, campurkan daging halus, udang cincang, labu siam/wortel parut, daun bawang, putih telur, dan semua bumbu (minyak wijen, saus tiram, kecap asin, garam, kaldu bubuk, lada, bawang putih halus).
- Aduk rata adonan hingga semua bahan tercampur sempurna dan terasa lengket.
- Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan bisa dibentuk.
- Bentuk Dimsum:
- Ambil selembar kulit dimsum, letakkan sekitar satu sendok teh adonan isian di bagian tengahnya.
- Bentuk dimsum sesuai selera, bisa dikuncupkan seperti bunga atau dilipat seperti pangsit. Pastikan isian menempel pada kulit.
- Beri sedikit parutan wortel di atas setiap dimsum sebagai hiasan.
- Kukus Dimsum:
- Panaskan kukusan hingga air mendidih.
- Olesi permukaan tatakan kukusan dengan sedikit minyak atau lapisi dengan alas anti lengket agar dimsum tidak menempel.
- Susun dimsum di dalam kukusan dengan memberi jarak satu sama lain.
- Kukus dimsum dengan api sedang selama kurang lebih 15-25 menit hingga matang (waktu bisa bervariasi tergantung ukuran dan jenis kukusan).
- Setelah matang, angkat dan olesi sedikit minyak wijen pada permukaannya agar tidak kering dan tetap lembut.
- Sajikan:
- Sajikan dimsum selagi hangat dengan saus sambal, chili oil, atau mayones.
PENJELASAN:
Dimsum menjadi salah satu makanan oriental yang kaya rasa dan nutrisi, sehingga pas untuk menjadi menu makanan sehat bagi kamu yang sedang diet. Namun, pastikan kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan karena kalorinya yang tinggi.”
ANANDA RAMADANI
Comments
Post a Comment